Tuesday, May 13, 2008

Mengenal Blog Kita dengan Jendela Johari

Pernah dengar istilah Jendela Johari? Ini adalah sebuah model sederhana untuk memetakan kepribadian kita. Anggaplah ada empat jendela, seperti di bawah ini.

Jendela Johari

Dari model tersebut, kita bisa mengenal dan membandingkan persepsi kita dan orang lain mengenai diri kita. Caranya mudah. Buatlah sekumpulan daftar sifat dan pilihlah yang kita pikir mewakili diri kita. Lantas minta teman atau kenalan kita untuk memilihkan sifat-sifat yang menurut mereka mewakili kita.

Bandingkanlah. Hasilnya bisa mengejutkan kita, terutama di Jendela II dan III.

Lantas renungkan: apa yang menyebabkan perbedaan persepsi tersebut?

Istilah Johari sendiri muncul dari kombinasi nama penciptanya, Joseph Luft dan Harrington Ingham. Walaupun diciptakan pada tahun 1950-an, model ini cukup bisa menjadi alat efektif untuk mengenal diri lebih jauh.

Bukan itu saja, model ini pun bisa menjadi alat pengukur citra sederhana bagi figur publik atau bahkan merek iklan.

Nah, bagaimana kalau kita menggunakannya untuk blog kita? Apa sih tujuan kita menulis blog? Menurut kita, tulisan-tulisan blog kita menyiratkan citra apa? Cerdas? Lucu? Dangkal?

Pertanyaan terpenting: apakah para pembaca menangkap kesan yang sama?

Cobalah gunakan dua alat bantu buatan Kevan ini:

  1. Membandingkan karakteristik positif

  2. Membandingkan karakteristik negatif

Dan bagi para pengunjung blog Bertanya atau Mati, tolong isikan Jendela Johari untuk blog ini, ya?

  1. Karakteristik positif blog Bertanya atau Mati!

  2. Karakteristik negatif blog Bertanya atau Mati!

______________________

Terima kasih untuk Eko.

5 comments:

ryosaeba said...

darn, you beat me to it.

isman said...

However, you might be starting a trend here. A visitor recently reported that he got "Server overload" message when trying to access Kevan's site. Sudden flows of visits from Indonesia, I presume.

snydez said...

mirip postingan gue ga ya?

:)

isman said...

Wehe, curhat colongan tahun 2005. Ilustrasinya bagus tuh, Son.

nungky_rahayu said...

wah... benar2 pelajaran yang bagus...